Batman Begins - Help Select
sELAMAT DATANG SUKSES TRUS YAA^^ GOD BLESS YOU
HAVE FUNN JGN GALAU TRUS YAA HAHA^^

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label IPA kelas 7. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA kelas 7. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Desember 2013

Besaran, Satuan versi 2


Rangkuman Besaran, Satuan, & Kesalahan Pengukuran - Materi IPA SMP Kelas VII


A. BESARAN
Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan nilai ( dinyatakan dengan angka ).
Sesuatu dapat dikatakan sebagai besaran jika mempunyai 3 syarat yaitu :

  1. dapat diukur atau dihitung
  2. dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai
  3. mempunyai satuan.

Jika ditinjau dari arah dan nilainya, besaran dikelompokan menjadi dua, yaitu:
1. Besaran skalar, yaitu besaran yang hanya memiliki nilai tanpa memiliki arah. Contoh: massa, panjang, waktu, energi, usaha, suhu, kelajuan dan jarak.
2. Besaran vektor, yaitu besaran yang memiliki nilai dan arah. Contoh: gaya, berat, kuat arus, kecepatan, percepatan dan perpindahan.


Besaran berdasarkan cara memperolehnya dapat dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu :

  1.  . Besaran Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari pengukuran. Karena diperoleh dari pengukuran maka harus ada alat ukurnya. Sebagai contoh adalah massa. Massa merupakan besaran fisika karena massa dapat diukur dengan menggunakan neraca.
  2. . Besaran non Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari penghitungan. Dalam hal ini tidak diperlukan alat ukur tetapi alat hitung sebagai misal kalkulator. Contoh besaran non fisika adalah Jumlah.

Sedangkan, berdasarkan jenis satuannya, besaran dikelompokan menjadi dua, yaitu:


a. Besaran Pokok
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan lebih dahulu dan tidak tersusun atas besaran lain. Besaran pokok terdiri atas tujuh besaran. Tujuh besaran pokok dan satuannya berdasarkan sistem satuan internasional (SI) sebagaimana yang tertera pada tabel berikut:

Tabel Besaran Pokok dan Satuannya
Besaran PokokSatuan SI
Massakilogram (kg)
Panjangmeter (m)
Waktusekon (s)
Kuat Arusampere (A)
Suhukelvin (K)
Intensitas Cahayacandela (Cd)
Jumlah Zatmole (mol)

Sistem satuan internasional (SI) artinya sistem satuan yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, yang berlaku secara internasional.



Sistem satuan internasional telah disepakati pada tahun 1960 oleh Konferensi Umum Kesebelas mengenai berat dan ukuran, dengan nama Sistem international (SI).

Ada 7 besaran pokok yang  mempunyai satuan dan 2 besaran pokok yang tidak mempunyai satuan :



1.      Panjang

 Satuan Panjang = Meter (M)
Meter pertama kali didefinisikan pada 1973 dengan membagi jarak dari kutub utara sampai ke katulstiwa menjadi 10 juta bagian yang sama. Hasilnya diproduksi menjadi 3 batang platina dan beberapa batang besi. Karena selanjutnya diketahui bahwa pengukuran jarak dari kutub ke katulstiwa tidak akurat, maka pada 1960 standar ini ditinggalkan. Saat ini 1 meter didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya pada ruang hampa selama 1/299792458 detik

2.      Waktu
 Satuan Waktu = Detik/Sekon (S)
Satuan waktu awalnya didefinisikan sebagai 1/86400 dari waktu satu hari, namun karena rotasi bumi tidak konstan, maka definisi ini diganti menjadi 1/31556925.9747 dari tahun 1900. pada 1967, definisi ini kembali diganti.detik adalah selang waktu dari 9.192.631.770 periode radiasi yang disebabkan karena transisi 2 atom cesium – 133 padaground state.
3.      Massa
 Satuan Massa = Kilogram (kg)
pada 1799, kilogram didefinisikan sebagai massa
air pada 4 derajat celcius yang menempati 1 desimeter kubik. Namun kemudian ditemukan bahwa volume air yang diukur ternyata 1,000028 desimeter kubik, sehingga standar ini ditinggalkan pada 1889.
Kilogram didefinisikan oleh sebuah benda silinder yang terbuat dari lempeng platina dan 10% indium pada ruang hampa di dekat paris Kilogram merupakan satu-satunya satuan standar yang tidak bisa dipindahkan. Tiruan-tiruan telah dibuat dengan ketelitian mencapai 1/108part, namun metalurgi abad 19 belum baik, sehingga ketidakmurnian pada logam menyebabkan kesalahan sekitar 0.5 part per billion setiap tahunnya.

4.      Arus listrik
Satuan Arus Listrik = Ampere (A)
Saat arus listrik mengalir lewat suatu kabel, maka bidang magnet akan berada di sekeliling kabel. Ampere didefinisikan pada 1948 dari kekuatan tarik-menarik dua kabel yang berarus listrik.
1 ampere adalah arus listrik konstan dimana jika terdapat dua kabel dengan panjang tak terhingga dengan circular cross section?? yang dapat diabaikan, ditempatkan dengan jarak 1 meter pada ruang hampa, akan menghasilkan gaya 2 x 10newton per meter.

5.      Suhu atau Temperature
Satuan Suhu atau temperature Termodinamis = Kelvin (K)
Definisi dari temperature didasarkan pada diagram fase air, yaitu posisi titik tripel air (suhu dimana 3 fase air berada bersamaan) yang didefinisikan sebagai 273,16 kelvin, kemudian nol mutlak didefinisikan pada 0 kelvin, sehingga 1 kelvin didefiniskan sebagai 1/273.16 dari temperature titik tripel air.
6.      Jumlah Zat
satuan Jumlah Zat = Mol (Mol)
mol adalah istilah yang digunakan sejak 1902, dan merupakan kependekan dari “gram-molecule”.1 Mol adalah jumlah zat yang mengandung zat elementer sebanyak atom yang terdapat pada 0.012 kg karbon – 12. saat istilah mol digunakan, zat elementernya harus dispesifikasikan, mungkin atom, molekul, electron, atau partikel lain.
Kita dapat membayangkan satu mol sebagai jumlah atom dalam 12 gram karbon 12. bilangan ini disebut bilangan Avogadro, yaitu 6.0221367 x 1023
7.      Intensitas Cahaya
satuan Intensitas Cahaya = Candela (C)
Satuan intensitas cahaya diperlukan untuk menentukan brightness (keterangan) dari suatu cahaya. Sebelumnya, lilin dan bola lampu pijar digunakan sebagai standar. Standar yang digunakan saat ini adalah sumber cahaya monokromatik(satu warna), biasanya dihasilkan oleh laser, dan suatu alat bernama radiometer digunakan untuk mengukur panas yang ditimbulkan saat cahaya tersebut diserap.1 candela adalah intensitas cahaya pada arah yang ditentukan, dari suatu sumber yang memancarkan radiasi monokromatik dengan frekuensi 540 x 1012 per detik, dan memiliki intensitas radian pada arah tersebut sebesar (1/683) watt per steradian.

Berikut ini 2 macam besaran pokokn tak berdimensi :

1.      Sudut Datar
Satuannya Radian
2.      Sudut Ruang
Satuannya Steradian


b. Besaran Turunan
Besaran Turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok hasil dari kombinasi-kombinasi besaran pokok. contoh besaran turunan adalah luas suatu daerah persegi panjang. Luas sama dengan panjang dikali lebar, dimana panjang dan lebar keduanya merupakan satuan panjang. Perhatikan tabel besaran turunan, satuan dan dimensi di bawah ini.

Tabel Besaran Turunan dan Satuannya
Besaran TurunanSatuan SI
Gaya (F)kg.m.s-2
Massa Jenis (p)kg.m-3
Usaha (W)kg.m2.s-2
Tekanan (P)kg.m-1.s-2
Percepatanm.s-2
Luas (A)m2
Kecepatan (v)m.s-1
Volume (V)m3

B. SATUAN


Satuan adalah ukuran dari suatu besaran yang digunakan untuk mengukur. Jenis-jenis satuan yaitu:



a. Satuan Baku
Satuan baku adalah satuan yang telah diakui dan disepakati pemakaiannya secara internasional atau disebut dengan satuan internasional (SI).
Contoh: meter, kilogram, dan detik.
Sistem satuan internasional dibagi menjadi dua, yaitu:
1. Sistem MKS (Meter Kilogram Sekon)
2. Sistem CGS (Centimeter Gram Second)


Tabel Satuan Baku
Besaran PokokSatuan MKSSatuan CGS
Massakilogram (kg)gram (g)
Panjangmeter (m)centimeter (cm)
Waktusekon (s)sekon (s)
Kuat Arusampere (A)statampere (statA)
Suhukelvin (K)kelvin (K)
Intensitas Cahayacandela (Cd)candela (Cd)
Jumlah Zatkilomole (mol)mol

b. Satuan Tidak Baku
Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak diakui secara internasional dan hanya digunakan pada suatu wilayah tertentu.
Contoh: depa, hasta, kaki, lengan, tumbak, bata dan langkah.

C. ALAT UKUR


Alat Ukur adalah sesuatu yang digunakan untuk mengukur suatu besaran.
Berbagai macam alat ukur memiliki tingkat ketelitian tertentu. Hal ini bergantung pada skala terkecil alat ukur tersebut. Semakin kecil skala yang tertera pada alat ukur maka semakin tinggi ketelitian alat ukur tersebut. Beberapa contoh alat ukur sesuai dengan besarannya, yaitu:


a. Alat Ukur Panjang 
1. Mistar (Penggaris)
Mistar adalah ala ukur panjang dengan ketelitian sampai 0,1 cm atau 1 mm. Pada pembacaan skala, kedudukan mata pengamat harus tegak lurus dengan skala mistar yang di baca.
penggaris_mistar
2. Jangka Sorong
Jangka sorong dipakai untuk mengukur suatu benda dengan panjang yang kurang dari 1mm. Skala terkecil atau tingkat ketelitian pengukurannya sampai dengan 0,01 cm atau 0,1 mm.
Umumnya, jangka sorong digunakan untuk mengukur panjang suatu benda, diameter bola, ebal uang logam, dan diameter bagian dalam tabung.
Jangka sorong memiliki dua skala pembacaan, yaitu:
a). Skala Utama/tetap, yang terdapat pada rahang tetap jangka sorong.
b). Skala Nonius, yaitu skala yang terdapat pada rahang sorong yang dapa bergeser/digerakan.

jangka-sorong
3. Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup merupakan alat ukur panjang dengan ingkat ketelitian terkecil yaiu 0,01 mm atau 0,001 cm.
Skala terkecil (skala nonius) pada mikrometer sekrup terdapat pada rahang geser, sedangkan skala utama terdapat pada rahang tetap.
Mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur diameter benda bundar dan plat yang sangat tipis.

mikrometer-sekrup
b. Alat Ukur Massa
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda adalah neraca. Berdasarkan cara kerjanya dan keelitiannya neraca dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Neraca digital, yaitu neraca yang bekerja dengan sistem elektronik. Tingkat ketelitiannya hingga 0,001g.
neraca-digital

2. Neraca O'Hauss, yaitu neraca dengan tingkat ketelitian hingga 0.01 g.
neraca-ohauss

3. Neraca sama lengan, yaitu neraca dengan tingkat ketelitian mencapai 1 mg atau 0,001 g.
neraca-sama-lengan

c. Alat Ukur Waktu
Satuan internasional untuk waktu adalah detik atau sekon. Satu sekon standar adalah waktu yang dibuuhkan oleh atom Cesium-133 untuk bergetar sebanyak 9.192.631.770 kali.
Alat yang digunakan untuk mengukur waktu, antara lain jam matahari, jam dinding, arloji (dengan ketelitian 1 sekon), dan stopwatch (ketelitian 0,1 sekon).
arloji
stopwatch





D. KESALAHAN DALAM PENGUKURAN

Kesalahan dalam pengukuran adalah penyimpangan nilai yang diukur dari nilai benar x0. Kesalahan dapat digolongkan menjadi empat golongan :

1. Keteledoran
Umumnya disebabkan oleh keterbatasan pada pengamat, diantaranya kurang terampil menggunakan instrumen, terutama untuk instrumen canggih yang melibatkan banyak komponen yang harus diatur atau kekeliruan dalam melakukan pembacaan skala yang kecil.


2. Kesalahan sistematik
Adalah kesalahan yang dapat dituangkan dalam bentuk bilangan (kuantitatif), contoh : kesalahan pengukuran panjang dengan mistas 1 mm, jangka sorong, 0,1 mm dan mikrometer skrup 0,01 mm

3. Kesalahan acak
Merupakan kesalahan yang dapat dituangkan dalam bentuk bilangan (kualitatif),
Contoh :
- kesalahan pengamat dalam membaca hasil pengukuran panjang
- pengabaian pengaruh gesekan udara pada percobaan ayunan sederhana
- pengabaian massa tali dan gesekan antar tali dengan katrol pada percobaan hukum II Newton.

4. Ketidakpastian pada Pengukuran
Ketika mengukur suatu besaran fisis dengan menggunakan instrumen, tidaklah mungkin akan mendapatkan nilai benar X0,melainkan selalu terdapat ketidakpastian. Ketidakpastian ini disebabkan oleh beberapa hal misalnya batas ketelitian dari masing-masing alat dan kemampuan dalam membawa hasil yang ditunjukkan alat ukur.

Beberapa istilah dalam pengukuran:
o   Ketelitian (accuracy)
adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur terhadap nilai benar X0
o   Kepekaan
adalah ukuran minimal yang masih dapat dideteksi (dikenal) oleh instrumen, misal galvanometer memiliki kepekaan yang lebih besar daripada Amperemeter / Voltmeter
o   Ketepatan (precision)
adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama.
o   Presisi
berkaitan dengan perlakuan dalam proses pengukuran, penyimpangan hasil ukuran dan jumlah angka desimal yang dicantumkan dalam hasil pengukuran.
o   Akurasi
yaitu seberapa dekat hasil suatu pengukuran dengan nilai yang sesungguhnya.


JENIS KESALAHAN DAN SUMBERNYA

Kesalahan sistematis (systematic errors)
Adalah ketidak-akuratan hasil pengukuran akibat alat, kalibrasi atau teknik ukur yang salah. Misalnya Kesalahan Alat.

kesalahan nol (zero error) akibat tidak berimpitnya titik nol skala dengan titik nol jarum penunjuk.
kelelahan (fatigue) alat karena misalnya pegas yang dipakai telah lembek.
gesekan antar bagian yang bergerak.Kesalahan ini bisa dihindari bila alat ukur diganti dengan yang lebih baik jika mungkin.
Kesalahan kalibrasi yaitu ketidak-tepatan pemberian skala ketika pertama kali alat dibuat .bisa dihindari dengan membandingkan alat tersebut dengan alat baku (standar).
Kesalahan pribadi pengamat:
Kesalahan parallax yaitu kesalahan akibat posisi mata saat pembacaan skala tidak tepat tegak lurus di atas jarum.
Kesalahan interpolasi yaitu salah membaca kedudukan jarum diantara dua garis skala terdekat.
Kesalahan Rambangan (random errors)
Walupun kesalahan sistematis sudah berusaha dihindari, namun masih ada sumber kesalahan lain berasal dari luar sistem dan tak dapat dikuasai sepenuhnya:

Gerak brown molekul udara yang dapat mempengaruhi penunjukan alat-alat halus seperti galvanometer.
Fluktuasi tegangan listrik yang tak teratur yang dapat mempengaruhi hasil pengukuran dengan alat-alat ukur listrik.
Landasan (meja, lantai atau dudukan lain) alat yang bergetar akibat lalu lintas atau sumber lain.
Dan untuk menghindari kesalahan dalam pengukuran kita harus melakukan pengukuran berulang Pengukuran berulang adalah pengukuran yang dilakukan berkali-kali tanpa ada perubahan penyetelan (setting) alat, misalnya lebar meja yang diukur 10 kali dengan mistar yang sama. Seandainya pengukuran sekali dan berulang telah dilakukan dengan sebaik-baiknya, sehingga tiap data masing-masing model pengukuran diperoleh dengan cara-cara yang sama baiknya, tetap saja kualitas data pengukuran berulang lebih baik dari pengukuran sekali. Dari data yang diperoleh dengan pengukuran berulang, akan dapat diperoleh tiga besaran yaitu nilai rata-rata (mean) sampel,nilai tengah (median) sampel, dan nilai terbanyak muncul(modus) sampel.

Bila distribusi data hasil pengukuran beberapakali dipercayai seperti distribusi Gauss (simetri), maka nilai ketiga besaran tersebut sama. Nilai pendekatan terbaik yang paling tepat adalah nilai rata-rata sample karena sesuai dengan asas kuadrat terkecil (Principle of Least Square) dalam statistik yang berbunyi “Nilai terbaik diantara sekumpulan nilai suatu besaran adalah nilai yang sedemikian rupa sehingga jumlah selisih nilai-nilai lain terhadap nilai tersebut setelah dikuadratkan adalah sekecil-kecilnya”.

Besaran dan Satuan

Fisika Smp Kelas 7 Semester 1 (Besaran dan Satuan)


Berapakah tinggi dan berat badanmu? Tentu saja kamu dapat mengukur secara langsung tinggi badanmu dengan alat ukur meteran pita, misalnya 165 cm. Bagaimana dengan berat badanmu? Di dalam pembicaraan kita sehari-hari yang dimaksud dengan berat badan adalah massa, sedangkan dalam Fisika pengertian berat dan massa berbeda. 


Berat badan dapat kita tentukan dengan menggunakan alat timbangan berat badan. Misalnya, setelah ditimbang berat badanmu 50 kg atau dalam Fisika bermassa 50 kg. Tinggi atau panjang dan massa adalah sesuatu yang dapat kita ukur dan dapat kita nyatakan dengan angka dan satuan. Panjang dan massa merupakan besaran Fisika. Jadi, besaran Fisika adalah ukuran fisis suatu benda yang dinyatakan secara kuantitas.


Besaran Pokok dan Besaran Turunan
Besaran Fisika dikelompokkan menjadi dua, yaitu besaran pokok dan besaran turunanBesaran pokok adalah besaran yang sudah ditetapkan terlebih dahulu. Adapun, besaran turunan merupakan besaran yang dijabarkan dari besaran-besaran pokok. Sistem satuan besaran Fisika pada prinsipnya bersifat standar atau baku, yaitu bersifat tetap, berlaku universal, dan mudah digunakan setiap saat dengan tepat. Sistem satuan standar ditetapkan pada tahun 1960 melalui pertemuan para ilmuwan di Sevres, Paris. Sistem satuan yang digunakan dalam dunia pendidikan dan pengetahuan dinamakan sistem metrik, yang dikelompokkan menjadi sistem metrik besar atau MKS (Meter Kilogram Second) yang disebut sistem internasional atau disingkat SI dan sistem metrik kecil atau CGS (Centimeter Gram Second). Besaran pokok dan besaran turunan beserta dengan satuannya dapat dilihat dalam Tabel berikut.

Besaran Pokok
Selain tujuh besaran pokok di atas, terdapat dua besaran pokok tambahan, yaitu sudut bidang datar dengan satuan radian (rad) dan sudut ruang dengan satuan steradian (sr).

Besaran Turunan


Konversi Satuan
Di samping satuan sistem metrik, juga dikenal satuan lainnya yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya liter, inci, yard, feet, mil, ton, dan ons. Satuan-satuan tersebut dapat dikonversi atau diubah ke dalam satuan sistem metrik dengan patokan yang ditentukan. Konversi besaran panjang menggunakan acuan sebagai berikut:
  • 1 mil = 1760 yard (1 yard adalah jarak pundak sampai ujung jari tangan orang dewasa).
  • 1 yard = 3 feet (1 feet adalah jarak tumit sampai ujung jari kaki orang dewasa).
  • 1 feet = 12 inci (1 inci adalah lebar maksimal ibu jari tangan orang dewasa).
  • 1 inci = 2,54 cm
  • 1 cm = 0,01 m
Satuan mil, yard, feet, inci tersebut dinamakan satuan sistem Inggris. Untuk besaran massa berlaku juga sistem konversi dari satuan sehari-hari maupun sistem Inggris ke dalam sistem SI. Contohnya sebagai berikut.
  • 1 ton = 1000 kg
  • 1 ons (oz) = 0,02835 kg
  • 1 kuintal = 100 kg
  • 1 pon (lb) = 0,4536 kg
  • 1 slug = 14,59 kg
Satuan waktu dalam kehidupan sehari-hari dapat dikonversi ke dalam sistem SI yaitu detik atau sekon. Contohnya sebagai berikut.
  • 1 tahun = 3,156 x 107 detik
  • 1 jam = 3600 detik
  • 1 hari = 8,640 x 104 detik
  • 1 menit = 60 detik
Besaran turunan memiliki satuan yang dijabarkan dari satuan besaran-besaran pokok yang mendefinisikan besaran turunan tersebut. Oleh karena itu, seringkali dijumpai satuan besaran turunan dapat berkembang lebih dari satu macam karena penjabarannya dari definisi yang berbeda. Sebagai contoh, satuan percepatan dapat ditulis dengan m/s2 dapat juga ditulis dengan N/kg. Satuan besaran turunan dapat juga dikonversi. Perhatikan beberapa contoh di bawah ini!
  • 1 dyne = 10-5 newton
  • 1 erg = 10-7 joule
  • 1 kalori = 0,24 joule
  • 1 kWh = 3,6 x 106 joule
  • 1 liter =  1 dm3
  • 1 ml = 1 cm3 = 1 cc
  • 1 atm = 1,013 x 105 pascal
  • 1 gauss = 10-4 tesla
Latihan Yuk!!
  1. Adik sakit demam. Badannya terasa hangat. Ibu bermaksud mengukur panas badan adik. Alat ukur apa yang harus digunakan ibu? Sebutkan besaran pokok apa yang diukur!
  2. Kakak mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 54 km/jam. Dia hendak membeli bensin sebanyak 2 liter di pom bensin. Tulislah satuan besaran-besaran yang ada pada tersebut dalam SI dan lambang dimensinya!
  3. Konversikan satuan-satuan berikut ini!
  • 0,01 m dalam satuan μm
  • 1000 km dalam satuan mm
  • 25,4 cm dalam satuan inci
  • 3 feet dalam satuan cm dan m
  • 10 g dalam satuan mg dan kg
  • 3 ons dalam satuan g dan kg
  • 30 sekon dalam satuan menit

Organisme kehidupan

Materi BIOLOGI Kelas VII : Organisme kehidupan

Organisme Kehidupan

Sobat blogger, udah pernah denger kata Sel belum ? Hehehe.... baik-baik,saya jelaskan ya, Sel adalah unit terkecil dari kehidupan. Pertama kali, sel ditemukan oleh Robert Hooke pada tahun 1835-1903 dengan menggunakan mikroskop.


 Berikut merupakan teori-teori sel :

  1. Johanes Purkinye (1787-1809)
    Cairan di dalam sel yang merupakan bahan emriosional di dalam telur disebut protoplasma
  2. Robert Brown (1813)
    Inti sel (Nukleus) sebagai struktur penting dari sel hidup
  3. Rudolf Virchow (1858)
    Sel merupakan kesatuan pertumbuhan makhluk hidup dan semua sek berasal dari sel juga
  4. Felix Dujardin
    Bagian sel terpenting adalah cairan di dalam sel
  5. Max Schultze (1825-1874)
    Sel adalah massa protoplasma yang mengandung nukleus, sel merupakan kesatuan fungsional kehidupan

Sel tersusun atas membran sel,sitoplasma,dan organel-organel (Mitokondria,retikulum endoplasma,ribosom,kompleks Golgi,lisosom,plastida,vakuola,mikrofilamin,dan mikrotubuli)

Sel

Berdasarkan jumlah sel penyusunnya, makhluk hidup dibedakan menjadi :
  • Makhluk hidup bersel satu (Organisme uniseluler)
  • Makhluk hidup bersel banyak (Organisme multiseluler)

Berdasarkan ada tidaknya mebran inti, makhluk hidup dibedakan menjadi :
  • Makhluk hidup yang memiliki membran inti (Eukariot)
  • Makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti (Prokariot)

Organisme multiseluler memiliki sel-sel yang membentuk organisasi kehidupan dengan urutan dari bagian terkecil sebagai berikut :

Sel – Jaringan – Organ – Sistem Organ – Organisme

Sekelompok sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama membentuk Jaringan, sedangkan berbagai jaringan yang bersama-sama melakukan tugas tertentu membentuk Organ. Organ-organ yang memiliki tugas yang sama membentuk sistem organ sehingga dari kumpulan organ terbentuklah Organisme.

Sobat blogger,berikut adalah bagian-bagian dari Sel :
No
Bagian sel
Keterangan
1.


2.



3.


4.

5.



6.

7.


8.

9.

10.

11.
Membran sel


Sitoplasma (Cairan sel)



Inti sel (Nukleus)


Nukleous

Kromosom



Badan Golgi

Plastida atau kloroplas (pada tumbuhan)

Lisosom (pada hewan)

Ribosom

Vakuola

Dinding sel (pada tumbuhan)
Bagian terluar protplasma yang mengatur transportasi zat keluar-masuk sel.

Terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian dalam (Endoplasma) yang terlihat lebih keruh dan bagian luar (Ektoplasma) yang tampak lebih bening.

Tersusun dari 90% air, mengandung lemak,protein,vitamin dan mineral.

Pengatur seluruh kegiatan sel

Merupakan anak inti sel yang berfungsi untuk menyintesis materi genetika. Kromosom mengandung Gen yang membawa sifat menurun (Terdapat dalam inti sel).

Mengeluarkan zat dari dalam sel (Ekskresi)

Berguna untuk fotosintesis


Menghasilkan enzim pencernaan

Berguna untuk menyintesis protein

Berisi cadangan makanan

Lapisan pelindung yang ada di bagian luar membran sel


.

Pada tabel di bawah ini terdapat Perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan

No.
Sel Hewan
Sel Tumbuhan
1


2.



3.


4.


5.


Tidak memiliki dinding sel, sel bersifat elastis

Mempunyai sentriol untuk mengumpulkan kromosom saat pembelahan sel

Vakuola banyak dan berukuran kecil

Tidak mempunyai kloroplas


Cadangan makanan berupa lemak (glikogen)



Memiliki dinding sel tersusun atas selulosa dan pektin, sel bersifat kaku

Tidak mempunyai sentriol



Vakuola sedikit dan berukuran besar


Mempunyai kloroplas yang berguna untuk fotosintesis

Cadangan makanan berupa pati (amilum)









Sobat blogger sekarang kita akan belajar tentang jaringan,organ, dan sistem organ.Apa itu jaringan ? Jaringan adalah sekelompok sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama.

Macam-macam jaringan hewan :
  • Jaringan epitelium, untuk melindungi jaringan di bawahnya
  • Jaringan meristematik, untuk menghasilkan sel dan jaringan baru
  • Jaringan saraf, untuk menghantarkan rangsang
  • Jaringan lemak, sebagai bantalan lemak
  • Jaringan peyokong, untuk menegakan tubuh
  • Jaringan penggerak, untuk alat gerak tubuh
Macam-macam jaringan tumbuhan :
  • Jaringan epidermis, untuk melindungi sel-sel tumbuhan
  • Jaringan meristem, untuk melakukan pembelahan sel tubuh
  • Jaringan pembuluh, xilem untuk mengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun dan floem untuk mengangkut makanan ke seluruh tubuh
  • Jaringan parenkim, untuk tempat penyimpanan makanan
  • Jaringan kolenkim, untuk penguat pada tumbuhan yang masih muda
  • Jaringan sklerenkim, untuk penutup luar yang keras pada biji dan buah
  • Jaringan perider (jaringan gabus), untuk pelindung tumbuhan (tersusun dari sel yang telah mati)
  • Jaringan bunga karang, tempat berlangsungnya pertukaran gas
  • Jaringan kambium, untuk membentuk xilem dan floem

Selanjutnya adalah organ.Organ adalah kumpulan beberapa jaringan yang melakukan fungsi tertentu. Organ pada tumbuhan dan pada hewan berbeda mari kita lihat.

Beberapa organ pada tumbuhan :
  • Akar, sebagai penopang tumbuhan dan menyerap makanan dari dalam tanah.
  • Batang, untuk menegakan tumbuhan dan menghantarkan air dan mineral dari akar ke daun, menghantarkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan
  • Daun, untuk fotosintesis dan penguapan air

Beberapa organ pada hewan/manusia :
  • Jantung, untuk memompa darah
  • Mata, untuk melihat
  • Telinga, untuk mendengar'
  • Tangan dan kaki, untuk bergerak
  • Ginjal, untuk mengeluarkan sisa metabolisme

Lanjut ke sistem organ. Sistem organ adalah kumpulan organ (membentuk kesatuan) untuk melaksanakan fungsi-fungsi tubuh.

Berikut, tabel sistem organ pada hewan

No.Sistem organOrgan penyusunFungsi
1






2








3






4


5






6




7
Pencernaan






Transportasi








Pernapasan






Gerak


Saraf






Ekskresi




Reproduksi
Mulut,kerongkongan,lambung,usus,pankreas





Pembuluh darah dan jantung







Hidung,tenggorokan,cabang tenggorokan,paru-paru



 Sendi,tulang,dan otot


Otak,sumsum tulang belakang,serabut saraf,simpul saraf



Hati,paru-paru,ginjal




Testis,ovarium,uterus





Mencerna makanan sehingga dapat dipakai oleh tubuh




Mengedarkan darah ke seluruh tubuh,menyalurkan zat sisa, dan mengangkut zat yang dibutuhkan oleh tubuh


Menyuplai oksigen dan membuang gas karbondioksida


Menggerakan tubuh


Menerima rangsang, dengan melakukan respon atas rangsangan dari luar


Mengeluarkan zat sisa yang tidak diperlukan oleh tubuh


Melakukan perkembangbiakan

Berikut sistem organ pada tumbuhan
No.Sistem organOrgan penyusunFungsi
1




2




3


4
Pernapasan




Transportasi




Gerak


Transpirasi
Stomata,lentisel,akar




Daun,batang,akar




Akar,batang,daun


Stomat

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...